Kerinduan dan Cinta yang Kupendam

9 Mei

Dalam malam yg dingin..
Ku tatap dinding nan sepi..
Pilu menggema dalam hati..
Terjerumus dalam belaian mati yang muali mengajakku pergi..
Badan terasa kaku karena memikirkanmu..
Mulut tak dapat bicara jiwa-jiwa bersama dengan doa ku..
Agar kembali semula hati dan pikiran bersatu..
Tuk slalu ingat dirinya dalam pikiranku..
Ku jalani walau terasa sakit..
Walau dada ini terasa menghimpit..
Tak dapat memeluk tuk hilangkan rasa rindu..
Tak dapat mencium karena bukan milikku..
Kerinduan dan cinta ku pendam..
Perlahan mulai kelam..
Kepedihan slalu membara dihati..
Sampai kapn ku tahan rasa ini..
Sukar sekali rasanya terucap…
Hanya sehelai kertas segalanya ku curahkan..
Untuk sebuah ungkapan yang tak tersampaikan..
Senang sedih dan luka dihati..
Karena cintamu, aku sangat berarti..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: