Waspada racun dari serangga TOMCAT

20 Mar

Serangan serangga Tomcat atau kumbang Paederus menghebohkan warga Surabaya. Warga apartemen Eastcoast, Kenjeran dan Wonorejo mengalami dermatitis akibat serangan serangga itu.

Kabar yang beredar lewat Blackberry Messenger maupun jejaring sosial Twitter menyebutkan bahwa serangga tersebut memiliki racun yang 12 kali lebih beracun dari kobra. Benarkah?

Menanggapi hal itu, pakar serangga Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Hari Sutrisno, mengatakan, “Memang ada benarnya itu. Tapi racun serangga ini targetnya berbeda dengan racun kobra.”

Menurut Hari, racun kobra biasanya langsung menuju ke jaringan saraf sehingga dampaknya bisa fatal. Sementara, racun kumbang Paederus hanya menyerang bagian kulit.

Hari mengimbau masyarakat agar tak terlalu panik sebab racun Tomcat tak menimbulkan kematian. Racun “cuma” akan mengakibatkan kulit gatal, melepuh seperti terkena luka bakar dan mengeluarkan cairan.

Kepada warga yang terserang, Hari mengimbau untuk segera mencuci bagian yang diserang dengan air sabun sehingga racun bisa sedikit dinetralisir.

Untuk pengobatan tambahan, pilihannya adalah memakai salep Hydrocortisone 1 persen, atau salep Betametasone dan antibiotik Neomycin Sulfat 3 kali sehari, atau dengan salep Acyclovir 5 persen

Menurut Hari, fenomena serangan Tomcat di Surabaya agak fenomenal. Serangan serangga tersebut sebenarnya umum, tapi jumlah serangan tak banyak yang di Surabaya.

Banyaknya serangan di Surabaya mungkin terkait dengan fase pertumbuhan serangga pemakan daun yang menjadi makanan kumbang Paederus.

“Bulan Maret-April, jumlah serangga pemakan daun, terutama dalam bentuk telur, banyak. Kalau serangga ini banyak, maka populasi Paederus akan bertambah juga,” kata Hari saat dihubungi Kompas.com, Senin (19/3/2012).

Masyarakat bisa mencegah serangan dengan perilaku. Misalnya selalu menutup jendela saat gelap sebelum menyalakan lampu. Pestisida alami berbahan laos bisa dimanfaatkan jika sudah mendesak.

7 Tanggapan to “Waspada racun dari serangga TOMCAT”

  1. Mivomedia Sharing Online Maret 23, 2012 pada 12:30 pm #

    Zob nie gimana ya mbuat form komentarnya ??

  2. Chenkgelate Profil Maret 23, 2012 pada 4:20 pm #

    kalau ini mah banyak yg ngasi tutorial buat sperti ini sob . .
    tinggal gugleing aja dgn keyword komentar threaded blogger ntar banyak tuh sob . .

  3. mivomedia Maret 24, 2012 pada 12:33 am #

    sob..yg artikel foto-foto tuh aq gak copas punya kamu sob…..banyak banget di internet..q pas blogwalking tuh eh nemuin artikel gitu q copas sob……di terselubung sob..

  4. Chenkgelate Profil Maret 24, 2012 pada 6:39 am #

    owkowkwok
    memang udah banyak yak ??
    ya ane kan bukan bilang ente ambil dari punya ane sob . .
    cuma blg ada yg kyk gitu di tmpat ane . . .

  5. Mivomedia Sharing Online Maret 24, 2012 pada 8:49 am #

    wkwkwk..zob pasangin tutorialnya buat komentar kayak gini sob

  6. Chenkgelate Profil Maret 24, 2012 pada 9:24 am #

    hkhkhk
    oke dech sob . .
    ditunggu aja yah🙂

  7. Aditia Rahargian Maret 24, 2012 pada 10:51 pm #

    Seperti Herpes ya???obatnya juga mirip…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: